Begini Cara Rinto Mengais Koleksi Video Yang Bukan-Bukan di Hardisknya

(republika.com)

Rinto dibekuk oleh polisi karena kedapatan menjual 1.281 video porno dalam bentuk hardisk eksternal. Ia ditangkap di Jalan Sunter Paradise, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Mengais Koleksi Teman, Trik Rianto Jadi Pedagang Hardisk Isi Video Porno
(suara.com)

“Rinto menjual hardisk eksternal berisi ribuan video syur itu dengan harga Rp2 juta,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Faruk Rozi melalui keterangan tertulisnya pada Rabu, 20 Maret 2019.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti

Prihatin terkena kasus narkoba (Twitter.com)

Saat polisi menangkap, ia menemukan sejumlah barang bukti seperti satu unit hardisk eksternal dengan kapasitas 1 Terra, satu unit handphone, satu tas, satu bon hasil pembelian hardisk dan uang tunai Rp 1 juta.

“Dia mengaku dulunya menjual kaset DVD dan VCD bajakan di kawasan Glodok, Jakarta Barat,” ujar Faruk.

Saat ini polisi masih mencari tau konsumen Rinto

Gif (Giphy.com)

Polisi tak ingin video syur itu beredar luas dan membuat rusak generasi bangsa. Atas perbuatan itu, Rinto dijerat dengan Pasal 29 Jo pasal 4 ayat (1) dan atau Pasal 32 Jo Pasal 6 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Trik yang dilakukan Rinto

Gif (giphy.com)

Bandar video porno itu rupanya memiliki trik untuk mengumpulkan koleksi video syur yang dijual dalam bentuk hardisk eksternal. Hardisk itu ia jual dengan harga Rp 2 juta. Usai kasus ini terungkapnya, video syur yang disimpan dalam hardisk eksternal itu adalah hasil meminta dari rekan-rekannya.

Rinto awalnya sengaja mengumpulkan berbagai macam video porno yang dijualnya dengan cara dititipkan di komputer atau di laptop milik orang lain.

“Dia ada yang download ada yang mungkin dia pernah menyimpan dulu di laptop atau di komputer orang. Dia kumpulkan, ada yang dia download ada yang dia minta dari temennya mungkin punya koleksi film,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan, AKP Faruk Rozi saat dikonfirmasi, Rabu (20/3).

Apakah apakah Rinto turut menyebarkan video porno yang melibatkan artis Vannesa Angel?

(instagram.com/vanessaangelofficial)

Polisi┬átak menemukan hal tersebut. “Tidak ada video itu,” tambah Faruk.

Rinto diketahui sebagai mantan pedagang VCD bajakan di Glodok, Jakarta Barat. Ia mematok harga Rp 2 juta untuk total 1500 video porno. Rinto pun menjual video tersebut jika ada yang mengorder saja. Untung saja udah ditangkap ya guys. Tapi ini baru satu orang sih, harus gak sih pihak-pihak yang terkait turut ditangkap?

Jangan lupa share dan komen ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *