Selalu Ada Saja Tipe Pengemis Seperti Ini, Hati-Hati Jangan Terkecoh

Dengan memanfaatkan kebaikan, rasa iba dan simpatik orang lain yang kasihan dengan kondisi mereka hingga profesi ini membuat mereka ‘betah’ untuk terus menggelutinya.

mantu photography (https://www.instagram.com/p/BtgD0fwFISM/)

Pernah nggak sih kamu bertemu pengemis di pinggir jalan lalu dengan rasa kasihan kamu memberikan beberapa selembar uang? Memanfaatkan kebaikan, rasa iba, dan simpatik orang lain, profesi ini membuat orang yang menjalaninya ‘betah’. Sayangnya, masih banyak warga yang tertipu Menyikapi fenomena tersebut banyak masyarakat yang merasa tertipu hingga akhirnya membuat gerakan stop memberi uang kepada pengemis dan anak jalanan.

Mungkin mereka benar. Saat ini ada-ada saja tipe-tipe pengemis yang bikin kesal. Bukannya kasihan, tapi malah emosi dibuatnya. Ingin tahu seperti apakah 6 modus pengemis gadungan di sekitarmu? Yuk simak di bawah ini.

Berpura-pura Buta

Pengemis yang satu ini tidak perlu dicari keberadaannya, jika kamu berjalan di simpang jalan, di perempatan jalan, di pemberhentian lampu merah, atau bahkan jalan yang ramai. Biasanya sang pengemis ini ketika sedang menjalankan aksinya akan selalu di temaniĀ  seornag pria atau wanita yang selalu mendampinginya.

Pengemis Pura-Pura Hamil

anak jalanan (instagram/rupam_axom/)

Pernah nggak sih kalian merasa iba melihat perempuan hamil mengemis di pinggir jalan? Pasti rasa iba kalian langsung muncul. Namun, hal tersbeut tidaklah demikian. Ketika pertugas datang untuk mengecek perut wnaita tersebut, yang ada hanyalah bantalan yang menyumpal perutnya. Saat ini cara apapun dihalalkan agar mendapatkan uang dari orang yang merasa iba seperti modus pengemis wanita yang hamil.

Manusia Gerobak Musiman

suasana jalan raya (instagram/richardkalvar/)

Sudah nggak aneh lagi jika selama bulan puasa sampai mendekati hari H Lebaran mudah sekali menjumpai kerumunan pemulung dan manusia gerobak di hampir tiap pinggiran jalan, uniknya jarak antara satu dengan yang lain hanya beberapa puluh meter saja. Namun, faktanya manusia gerobak yang asli mereka bekerja untuk mengumpulkan barang-barang bekas.

Namun manusia gerobak yang selama ini kalian jumpai terkadang hanya tidur sambil menunggu sumbangan.

Membawa Nenek Sakit

Lavreny Ukiv (https://www.instagram.com/lavrenyukiv/)

Entah nenek siapa yang dibawa, yang pasti dalam setiap aksinya tim pengemis ini selalu membawa nenek-nenek yang didandani seolah-olah sedang mengalami sakit keras. Fenomena pengemis nenek tua ini seringkali muncul disaat menjelang bulan Ramadhan.

Gelandangan Kaki Buntung

ken aditya (https://www.instagram.com/ken_aditya/)

Pengemis selanjutnya, adalah pengemis yang berhasil memalsukan satu kakinya dengan cara menyembunyikan kakinya di belakang celananya. Sang pelaku mempraktekan modus curang ini kepada masyarakat agar mendapatkan keuntungan saat ia melakukan aksinya.

Menyewa Anak Kecil

mantu photography (https://www.instagram.com/p/BtgD0fwFISM/)

Masing ingat dengan desas desus kasus anak kecil selalu tertidur di pangkuan ibunya ketika mereka sedang mengemis di pinggir jalan? Usut punya usut anak kecil tersebut sudah diberi obat tidur agar selama aksinya anak kecil tersebut tidak terbangun.

Fenomena anak kecil diberi obat tidur penenang memang benar adanya, dan hal ini sudah dilakukan turun temurun untuk meraih keuntungan pada saat menggelar aksinya.

 

Inilah yang terjadi di Indonesia, saat keterbatasan ekonomi sudah menjadi hal yang mendasar bagi mereka berkalangan bawah. Rasa iba dan kepedulian seringkali dimanfaatkan oleh pengemis-pengemis gadungan seperti diatas. Imbasnya, terkadang kita tidak mampu membedakan mana pengemis yang palsu dan mana pengemis asli, yang benar-benar membutuhkan bantuan uluran tangan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *