Usai Menyantap Brownies Coklat, Sejumlah Orang Jompo Ini Tak Sadarkan Diri

(twitter.com/foodandwine)

Kabar mengejutkan datang dari Negara Kanada. Sejumlah warga lanjut usia di wilayah selatan Kanada harus mendapatkan perawatan medis setelah menyantap kue brownis cokelat yang mengandung ganja dalam sebuah acara komunitas. Kok bisa ya?

Sebuah acara komunitas di wilayah Kanada Selatan berubah menjadi kepanikan setelah sejumlah warga lanjut usia mengalami disorientasi karena mengkonsumsi kue brownis cokelat yang mengandung ganja. Warga yang terkena efek ganja pun harus mendapatkan perawatan medis.

(twitter.com/WholeFoods)

Polisi mengatakan, 10 orang harus mendapatkan perawatan medis setelah menyantap kue brownies yang mengandung ganja itu. Beberapa di antara merka mengaku merasa pusing dan mengalami disorientasi sementara sisanya mengalami mual dan muntah-muntah.

Kepolisian provinsi Ontario (OPP) menggelar investigasi terkait bagaimana ganja itu bisa masuk ke makanan yang disajikan untuk para orang tua dalam acara di kota kecil Whitestone itu. Petugas OPP Miles Loach mengatakan bahwa polisi kini tengah melacak asal kue brownies cokelat itu.

“Makan siang itu berasal dari sebuah katering. Kami masih menyelidiki apakah seseorang salah membawa pesanan makanan atau memang ada yang sengaja membubuhkan ganja,” ujar Loach. Insiden ini terjadi di pusat komunitas di Whitestone, sebuah kota berpenduduk 900 orang yang berjarak sekitar 297 kilometer sebelah utara Toronto.

(twitter.com/WholeFoods)

Komunitas tersebut memiliki lebih dari 900 anggota yang tak jauh dari Toronto. Salah seorang pria pensiunan bernama James McNurdo yang ikut terlibat mengorganisir acara tersebut mengatakan bahwa brownies disajikan dengan gaya makan prasmanan. ‘Saya telah melakukan acara yang selama beberapa tahun untuk kelompok ini, jadi jelas saya sangat merasa malu dengan siapa pun,” ujar McNurdo.

McNurdo juga terkejut karena temuan brownies ganja ini merupakan pengalaman yang sangat buruk bagi dirinya dan timnya. Petugas kepolisian juga telah mendata nama orang yang hadir saat makan siang dan membuat panggilan untuk memastikan semua tamu baik-baik saja.

(CNNindonesia)

James McNurdo, pria usia jelang pensiun yang mengelola acara bulanan itu mengatakan, brownies memabukkan itu disajikan dengan cara buffet. “Saya sudah menggelar acara ini selama bertahun-tahun untuk kelompok masyarakat ini, jadi saya sama kagetnya dengan orang lain,” kata McNurdoa. “Kami harus mencari penyebab masalah ini, tak ada keraguan soal itu,” tambah dia. Seperti diketahui sebelumnya bahwa Kanada sudah melegalisasi ganja sejak  tahun lalu. Namun, membubuhkan ganja dan menimbulkan potensi bahaya bagi orang lain adalah perbuatan melanggar hukum.

Baca juga: Dianggap Sosok Penting, 4 Bangunan Ini Dibangun Untuk Menghormati Tokoh Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *