Seekor Anjing Harus Kehilangan Telinganya Karena Ulah Sang Pemilik

Anjing Lucu Pomeranian. (Sumber: pixabay.com)

Seekor anjing Pomeranian bernama ‘Diffy’ dibawa pemiliknya ke salon perawatan di Hua Hin, Thailand timur, untuk diwarnai bulu telinganya.

Para pekerja salon pun melakukan pewarnaan pada bulu telinga Diffy. Harapan sang pemilik ingin bulu peliharaannya menjadi unik dan lucu. Namun setelah 40 menit setelah melakukan pengecatan, telingan anjing tersebut justru kaku dan tidak berdiri tegak. Meskipun diyakinkan bahwa telinga Diffy akan naik setelah dua atau tiga hari, namun reaksi awal justru mengalami reaksi alergi yang diduga terhadap bahan kimia dalam pewarna.

Anjing Pomeranian Setelah Di cat oleh pemiliknya.
(Sumber: viralpos)

Dalam beberapa jam, Diffy mulai menderita kulit gatal yang kemudian mulai mengelupas. Pemilik yang tidak mengungkapkan nama aslinya, justru menunjukkan reaksi marah terhadap salon yang telah mengecat bulu telinga anjing nya tersebut. Pemilik anjing tersebut mengatakan bahwa, sebelum bulu telinga anjingnya di berikan pewarna, telinga anjingnya masih dalam kondisi baik.

Anjing Pomeranian setelah di cat oleh pemiliknya.
(Sumber: viralpos)

Pekerja salon anjing pun mengatakan bahwa sang pemilik harus menunggu selama dua atau tiga hari hingga telinga anjing nya pun akan pulih. Pemilik anjing mengungkapkan bahwa telinga kiri Diffy sekarang rontok karena terlalu banyak mewarnai bulunya. Telinga Diffy pun terasa gatal, terbakar, dan akhirnya terlepas.

Anjing Pomeranian Sebelum Mengalami Luka Di bagian telinganya.
(Sumber: viralpos)

Neeyada Sirisampandh selaku pengelola kelompok penyelamat anjing Mid Road Lover di Bangkok mengatakan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran bagi pemilik anjing lainnya agar tidak sembarangan mengecat rambut atau bulu hewan peliharaan tanpa mengetahui prosedur. Warga Thailand yang mengetahui berita ini juga mengungkapkan bahwa, seharusnya para pecinta anjing harus merawat hewan peliharaan mereka dengan lebih baik.

Anjing Pomeranian.
(Sumber: pixabay.com)

Sang pemilik juga merasa menyesal telah mewarnai bulu telinga anjingnya tersebut dan berharap semoga Diffy dapat segera pulih dan tidak akan mengulangi kejadian seperti ini lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *