Cara Deteksi Kanker Darah, Penyakit Berbahaya yang Sulit Dideteksi

Tes Darah, salah satu cara mendeteksi kanker darah (Sumber: Pexels)

Setiap tahunnya, lebih dari 40,000 orang terdiagnosa mengidap kanker darah – tapi seringkali tidak terdeteksi.

Dilansir dari organisasi peduli kesehatan bernama Bloodwise, kanker darah mendapat peringkat ketiga dalam penyakit kanker paling mematikan. Tercatat telah merenggut 15 ribu nyawa tiap tahunnya, melebihi penyakit kanker payudara dan kanker prostat.

Ada lebih dari 100 bentuk penyakit ini, yang mana akan membutuhkan beberapa kunjungan ke dokter sebelum akhirnya diketahui secara pasti.

Setidaknya 36 persen pasien harus bertemu dokter minimal 3 kali atau lebih sebelum mendapatkan diagnosis yang dapat menyelamatkan nyama mereka. Sedangkan 14 persen dari mereka harus bertemu 5 kali atau lebih. Dibandingkan dengan rata-rata 8 persen untuk pasien kanker secara keseluruhan.

Seorang paramedis bernama Derek Loutitt bahkan terdeteksi setelah Ia mulai batuk darah dan dilarikan ke rumah sakit.

Ia mengatakan, “Setelah kunjungan ke dokter saya yang ketiga kali, kondisi saya belum terdiagnosa penyebabnya. Menurut dokter, saya memiliki penyakit infeksi saluran kencing dan hanya diberikan antibiotik.

Akhirnya dokter memahami situasi serius yang saya hadapi dan segera memanggil ambulans.”

Paramedis bernama Derek, pasien kanker darah (Sumber: twitter.com/bloodwise)

“Saya adalah petugas paramedis dari National Health Service dan saya dibawa dengan ambulans saya sendiri ke rumah sakit, dimana setelah tes darah dan pengecekkan lainnya hingga diketahui leukimia myeloid akut saya terdeteksi.”

Ia menambahkan, “Jika saya tidak terdiagnosa secepat ini, mungin enam minggu adalah waktu terlama saya untuk bertahan hidup.”

Untuk menandai Hari Kanker Dunia organisasi Bloodwise menyerukan kepada NHS untuk mendukung janjinya, memastikan bahwa 75% penderita kanker dapat didiagnosis pada stadium 1 atau, demi kesempatan terbaik untuk pasien kanker dapat bertahan hidup.

Pada tahun 2017 presenter Sky Sports bernama Simon Thomas menjadi ketua Bloodwise saat istrinya, Gemma meninggal tepat tiga hari setelah terdiagnosis leukimia myeloid leukaemia akut.

Dalam sebuah posting di Twitter yang mendukung kampanye, mantan presenter Blue Peter mengatakan bahwa istrinya telah mengunjungi dokter sebanyak tiga kali sebelum akhirnya menerima diagnosis yang tepat, serta berniat untuk mendesak lebih banyak orang untuk segera memeriksakan diri dan keluarganya.

Blue Peter menulis, “Hari ini adalah #HariKankerDunia & @bloodwise_uk dan kami tengah meningkatkan kesadaran untuk ribuan orang terhadap kanker darah yang harus berkali-kali diperiksa sebelum akhirnya mendapatkan diagnosis yang tepat. Kami ingin menutup celah yang selama ini diderita oleh pasien kanker darah. Tolong retweet postingan ini, bagikan kontak anda serta tag @bloodwise_uk #Bloodwise.”

Direktur Penelitian dan Pengalaman Pasien di Bloodwise, dr. Alasdair Rankin menyampaikan, “Pasien dan dokter dapat dengan mudah membuat gejala kanker darah menua atau sampai pada kondisi yang tidak berbahaya.

Sangat penting bagi dokter untuk mengetahui tanda-tanda yang dapat mengindikasikan kanker darah, serta pasien diyakinkan untuk tidak sungkan meminta bantuan jika mereka terus mengalami gejala yang tidak biasa, atau tidak dapat dijelaskan.”

Meskipun banyak gejala yang tidak menunjukkan penyakit serius, justru penting untuk tidak diabaikan.

Tanda yang biasa terlihat dari kanker darah adalah;

Terdapat benjolan atau bengkak,

Infeksi berulang,

Nyeri tulang atau sendi,

Kelelahan ekstrim,

Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan,

Memar atau berdarah dengan mudah,

Keringat saat malam hari yang terlalu banyak,

Kulit gatal-gatal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *