Pernah Tinggal di Asrama Kecil, Simak Perjalanan BTS Dulu Hingga Kini

BTS (Sumber: Facebook.com/bangtan.official)

Perjuangan, pengorbanan dan kesuksesan adalah hal yang tak bisa dilepaskan dari perjalanan sosok superstar. Seperti halnya salah satu grup band asal Korea, BTS juga mengalami banyak sekali peristiwa yang akhirnya bisa membawa mereka ke titik tertinggi di hidup mereka.

Saat ini, siapa yang tidak mengenal mereka, fans telah menjamur di seluruh dunia. Banyak penghargaan telah didapatkan, tidak terhitung tiket yang telah dibeli para fansnya, jutaan kopi album juga sudah terjual, kini tak terelakkan popularitasnya yang meledak.

Tahun lalu, 2018 menjadi pijakan tertinggi yang pernah mereka capai. Melalui album berjudul Love Yourself: Tear, tercatat banyak rekor baru dari K-pop kepada dunia. Pembicara di salah satu acara UNICEF hingga masuk nominasi di Grammy Awards.

Dirintis sejak lama, simak perjalanan BTS dari dulu hingga kini:

 

Masa audisi

BTS (Sumber: facebook.com/bangta.official)

Mungkin ARMY sudah paham betul siapa pionir yang telah lama hadir, Ia adalah RM (Rap Monster) memiliki nama asli Kim Nam-Jun. RM berhasil membuat CEO Big Hit tertarik kepadanya dan masuk kedalam grup band yang awalnya ber-genre hip hop. Namun karena melihat pasar dan kebutuhan fans saat itu, hadirlah nuansa musik yang sampai saat ini namyan digunakan BTS.

Kemudian audisi menghasilkan Suga sebagai member kedua, dan J-Hope mengikuti urutan ketiga.Serta Jin, V, Jungkook dan Jimin juga terpilih untuk menjadi member BTS.

 

Memulai langkah pertama

Mengawali karier dengan banyak berlatih dan tinggal di asrama kecil bukan masalah bagi mereka. Debut mereka di panggung MCountdown pada tahun 2013 membuat penonton mulai tertarik pada karya mereka. Namun sebagai grup pemula dengan agensi tidak sebesar SM Entertainment, JYP Entertainment, atau pun YG Entertainment, justru membakar semangat mereka untuk melambungkan nama BTS di kancah nasional.

 

BTS (Sumber: facebook.com/bangtan.official)

Melalui lagu No More Dream di dalam single album berjudul 2 Cool 4 Skool berhasil meningkatkan popularitas mereka. Terlihat dari145 ribu keping terjual pada album pertama mereka, ketenaran mulai terlihat di hadapan para personel BTS.

Saat debut itu mereka tinggal di sebuah asrama kecil dengan ranjang susun, layaknya asrama sekolah. Karena kekompakan mereka mulai dari terciptanya grup band ini menjadikan permasalahan bubar di usia muda BTS dapat terhindarkan. Contoh kebersamaan mereka adalah saat semua personil mengantarkan Jungkook untuk memulai sekolahnya.

Awal karier internasional

Bermula pada era single album pertama, showcase pertama di luar negeri diadakan di Thailand. Kemudian berlanjut dengan album Skool Luv Affair di tahun 2o14 juga meraih kesuksesan. Berhasil menjual 2oo,000 keping memperlihatkan perkembangan popularitas yang cukup signifikan.

Perubahan tema yang terlihat pada single lagu berjudul “Just One Day” mampu membawa BTS tampil di acara KCON yang digelar di Los Angeles.

Perkembangan signifikan

BTS (Sumber: Facebook.com/bangtan.official)

Tur pertama diadakan di Jepang dengan judul Wake Up: Open Your Eyes berhasil mendongkrak perkembangan grup band ini. Akhirnya album lengkap pertama Dark and Wild menjadi tanda kemajuan pesat bagi BTS. Meledaknya popularitas mereka terlihat pada akhir tahun hingga pertengahan 2015 karena mereka telah mengadakan tur di berbagai negara.

Di tahun yang sama, penghargaan pun mulai datang kepada BTS. Hingga pada akhirnya masuk ke dalam Billboard’s World Digital Chart. Dengan konsep semakin berubah, bukan menjatuhkan mereka namun malah mendongkrak kesuksesan mereka sebagai boyband.

Lagu demi lagu tercipta, begitupun dengan album berjalan selaras dengan popularitas yang mereka harapkan. Kali ini di album The Most Beautiful Momen in Life, Part 2 BTS kembali bergaung di Jepang dan Thailand.

 

Kepercayaan dari negara

Sebagai tourism ambassador Seoul, BTS harus mampu membawa nama ibukota Korea ini menjadi populer. Bukan hanya kota yang berhasil mereka bawa, namun Korea semakin di perhatikan dunia pada era ini.

Terbukti saat era yang sama, kerjasama ditawarkan dari UNICEF untuk menggaungkan kampanye menjaga dan mendukung anak dan remaja korban kekerasan di seluruh dunia.

Masih tahun 2017, pertama kali nya Army di Indonesia mendapat hadiah yang tidak akan terlupakan yaitu, The Wings Tour. Bagaimana tidak, Indonesia menjadi salah satu dari sekian negara yang mereka kunjungi. Puluhan ribu penonton di setiap konser yang diadakan telah menjadi simbol kesuksesan tertinggi saat itu bagi BTS.

 

Menembus industri musik dunia

BTS (Sumber: Facebook.com/bangtan.official)

Amerika, Brazil dan Australia pun sudah mereka sambangi. Saat berada di Amerika, berbagai acara tv terkenal disana mengundang BTS untuk menjadi bintang tamu. Hal ini membuat fans terkejut dengan kehadiran mereka, kini popularitas di tingkat internasional sudah tidak dipertanyakan lagi.

Kemudian di tahun 2018, lebih banyak kejutan yang dihadirkan. Salah satu DJ terkenal, Steve Aoki dipilih untuk membantu pengerjaan single Mic Drop yang fenomenal.

Masih di tahun yang sama, hadir sebagai performer di Billboard Music Award 2018 membuat majalah Vogue Amerika tertarik untuk bekerja sama dengan BTS. Lalu tercetaklah edisi 24 Hours With BTS in L.A. dari Vogue.

Di Album terakhir, Love Yourself: Tear kembali memberi kejutan yang luar biasa bagi para fans bahkan grup band ini sendiri. Hadiah bagi kesuksesan yang telah dicapai dan fans yang sangat solid adalah Grammy Awards. BTS mendapat tempat dalam nominasi Best Recording Package, inilah pertama kalinya grup band Korea berhasil mencantumkan nama di Grammy Award.

Memang usaha tidak pernah mengkhianati hasil. So, guys kita jadi banyak belajar dari mereka nih kalai kesuksesan itu perlu diraih dengan kepercayaan dan usaha yang keras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *