Panelis Debat Kedua Pilpres, Ada yang Mengundurkan Diri

Panelis Debat Pilpres

Panelis Debat Pilpres (twitter.com/pilpres_id)

Menjelang debat Pilpres yang kedua, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan 8 nama panelis yang akan hadir. Mereka berasal dari kalangan akademisi dan aktivis LSM. Panelis tersebut dipilih berdasarkan tema debat kedua, yaitu mengenai energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Seperti yang dilansir dari kompas.com, Komisaris KPU, Wahyu Setiawan mengatakan bahwa, “Akademisi enam orang, yakni dua rektor masing-masing dari ITS dan IPB, serta 4 akademisi masing-masing dari Unair, UGM, ITB, dan Undip. Empat akademisi yang bukan rektor ini menjadi panelis atas keahlian bidang masing-masing.”

Panelis Debat Pilpres Kedua
Panelis Debat Pilpres (instagram.com/hasanahnews)

Wahyu juga menjelaskan lebih lanjut mengenai panelis yang berasal dari kalangan LSM, “Sementara itu, dua panelis lain dari LSM, yakni Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) dan KPA (Konsorsium Pengembangan Agraria).”

Panelis yang berjumlah delapan orang itu pun, sekarang menjadi tujuh orang. KPU menyebut salah satu panelis debat kedua, yakni pakar hukum lingkungan Universitas Airlangga, Suparto Wijoyo, mengundurkan diri.

KPU juga tidak akan mencari panelis pengganti dikarenakan waktu yang sudah tidak memungkinkan. Namun Ketua KPU, Arief Budiman, tidak menjelaskan alasan Suparto mengundurkan diri.

Panelis Debat Pilpres
Panelis Debat Pilpres (instagram.com/gatra_com)

Seperti yang dikutip dari detik.com, Arief mengatakan, “Nggak (alasan luar negeri), wis pokoknya dia mengundurkan diri. Gitu.”

Sehingga, pada saat rapat panelis dan moderator, berdasarkan daftar presensi, yang hadir hanya tujuh orang. Ketujuh orang tersebut adalah Rektor ITS, Prof. Ir. Joni Hermana, MSc, ES, PhD; Rektor IPB, Dr. Arif Satria; Direktur Eksekutif Walhi, Nur Hidayati; ahli pertambangan ITB, Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, MSc; pakar energi, Ahmad Agustiawan, ST, MSc, PhD; pakar lingkungan Undip, Sudharto P. Hadi; sera Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria, Dewi Kartika.

Semoga tidak ada yang mengundurkan diri lagi ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *