Jokowi Janji Jelaskan Soal Pembangunan Manusia di Debat Capres

Ilustrasi (Sumber : instagram.com/jokowi)

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan, dirinya akan memaparkan soal pembangunan manusia dalam lima tahun ke depan dalam debat kedua Capres.

Ilustrasi (Sumber : instagram.com/jokowi)

Hal itu disampaikan Jokowi saat berbicara di hadapan 1.000 purnawirawan TNI-Polri yang mendeklarasikan dukungan terhadap calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amin di Jakarta International Expo Kemayoran, Minggu (10/2).

“Kami tidak akan menyampaikan soal pembangunan manusia secara lebih detail sekarang, karena akan kami sampaikan dalam debat,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, pada awal menjabat sebagai presiden pada 2014, dia dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menetapkan bahwa fokus pemerintah selama 4 tahun adalah membangun infrastruktur. Jokowi optimistis pembangunan infrastruktur akan membawa perbaikan ekonomi.

Ilustrasi (Sumber : instagram.com/jokowi)

Jokowi mengatakan, sejak awal dia ingin ada pemerataan pembangunan, sehingga kesejahteraan tidak boleh hanya dinikmati oleh masyarakat di Pulau Jawa. Atas hal itu, pembangunan infrastruktur seperti tol, bandara dan pelabuhan dibuat mulai dari Sumatra, Kalimantan, hingga Papua.

“Kalau saya infrastruktur dulu baru ekonomi. Saya yakini pertumbuhan ekonomi akan mengikuti setelah ada infrastruktur,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari belasan ribu pulau. Di antara pulau tersebut, tidak hanya Pulau Jawa yang harus diperhatikan pembangunan infrastrukturnya. “Semua memerlukan infrastruktur karena infrastruktur merupakan prasyarat negara ini untuk berkompetisi dan bersaing dengan negara lain,” ujar Jokowi.

View this post on Instagram

Sebenarnya sih, bagi pemerintah, tidak susah-susah amat kalau sekadar mau menyenangkan semua orang. Tinggal menyebar subsidi, bantuan sosial, atau bantuan langsung tunai sebanyak-banyaknya kepada masyarakat. Tapi bukan untuk itu tujuan pembangunan ini. Dalam setiap kebijakan pemerintah, terdapat unsur pendidikan kepada masyarakat. Proses pembangunan tidak melulu menyenangkan, kita melewati proses yang kadang pahit, kadang sakit, dan masa-masa saat kita memetik buahnya. Pemerintah ini tidak ingin mendidik masyarakat ini dengan hal-hal yang instan, gampang, hanya menyenangkan dan memanjakan. Kita membangun Indonesia, ibarat membangun sebuah rumah: kalau mau kokoh, ya memerlukan pondasi dan pilar yang kuat. Di saat diterpa gelombang apa pun, gelombang ekonomi atau politik, bangsa ini akan tetap menjadi bangsa yang besar dan kokoh. Proses yang pahit dan sakit itu akan membawa Indonesia menuju negara yang maju di masa depan, untuk kita dan generasi mendatang.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

Sementara, jika terpilih kembali sebagai presiden, menurut Jokowi, fokus pemerintahannya dalam 5 tahun ke depan adalah pembangunan sumber daya manusia. Hal itu secara lebih detail akan disampaikan dalam debat Capres.

Sebelumnya, Joko Widodo adalah presiden Republik Indonesia dan merupakan Capres petahana saat ini. Ia berhasil menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia setelah terpilih lewat pemilu 2014 melawan Prabowo Subianto yang sekarang kembali mencalonkan diri sebagai presiden dengan nomor urut 02.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *