Ratusan ODGJ di Garut Dipastikan Masuk DPT

KPU Garut (Sumber : instagram.com/kpugarut)

Sebanyak 270 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Garut terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2019. Pemilih yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) ini berada pada kategori keterbelakangan mental atau tuna grahita.

Dilansir dari Detik dan Radar Tasikmalaya, berdasarkan data yang dihimpun dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), sedikitnya ada 270 penyandang tuna grahita di Garut yang masuk DPT.

KPU Garut (Sumber : instagram.com/kpugarut)

“Yang masuk DPT sudah terdaftar di Disdukcapil. Orangnya sudah punya NIK (Nomor Induk Kependudukan),” ujar Komisioner KPU Garut divisi perencanaan dan data Dindin A Zaenudin kepada wartawan di kantornya, Jalan Suherman, Tarogong Kaler, Senin (11/02/2019).

“Jadi bukan orang gila yang ada di jalanan, tetapi masyarakat yang mengalami gangguan jiwa dan mempunyai NIK (nomor induk kependudukan) serta terdaftar di Disdukcapil. Itu yang masuk DPT,” ujar Komisioner KPU Garut Dindin A Zaenudin.

KPU Garut (Sumber : instagram.com/kpugarut)

KPU Garut sendiri belum menerima arahan terkait didampingi atau tidaknya pemilih ODGJ saat hari pencoblosan 2019. “Belum disebutkan secara detail terkait pemilih dengan gangguan jiwa ini,” katanya.

Sedangkan dalam pelaksanaan pencoblosan pada 17 April 2019 mendatang, masyarakat yang mengalami keterbelakangan mental tersebut harus membawa surat keterangan dari dokter jiwa bahwa yang bersangkutan bisa menyalurkan hak pilihnya. “Kalau ada surat dari dokter jiwa, dipastikan orang itu dalam keadaan sembuh (normal) sehingga bisa menyalurkan hak pilihannya,” katanya.

KPU Garut (Sumber : instagram.com/kpugarut)

Sementara itu, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Garut untuk Pemilu 2019 berjumlah 1.895.779 jiwa. Terdiri dari laki-laki 963.911 orang dan perempuan 931.868 orang. Dari jumlah itu, ribuan orang di antaranya merupakan pemilih disabilitas. Jumlah pemilih saat ini mengalami kenaikan dari DPT pada Pilkada Garut 2018 yang berjumlah 1.801.630 orang.

“Kenaikan ini selain adanya pemilih pemula, juga adanya perpindahan penduduk dari wilayah lain ke Garut. Selain itu adanya anggota TNI/Polri yang pensiun, sehingga saat ini masuk DPT,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *