Innalillahi, Lebih Parah dari Audrey, Siswi SMP Ini Dianiaya dan Dibakar Hidup-Hidup Teman Sekelasnya

(dhakatribune.com)

Masyarakat Tanah Air sempat heboh dengan kasus bully siswi SMP Pontianak bernama Audrey. Kali ini, peristiwa perundungan terjadi kembali, bahkan bisa dibilang lebih parah. Pasalnya, korban dianiaya hingga tewas mengenaskan.

Dilansir dari Keepo.com, seorang siswi tewas secara mengenaskan setelah dikeroyok oleh empat teman sekelasnya sendiri. Parahnya lagi, pelaku bully tersebut juga membakar tubuh korban hidup-hidup. Sungguh kejam!

Hasil gambar untuk Nusrat Rafi
(dailystar.com)

Peristiwa penyiksaan terhadap siswi ini terjadi di daerah Chittagong, Tenggara Bangladesh pada hari Sabtu tanggal 10 April 2019. Korban yang dikeroyok oleh teman sekelasnya dan dibakar hidup-hidup ini diketahui bernama, Nusrat Rafi (18).

1. Pelaku menyiram bensin ke tubuh korban

Hasil gambar untuk Nusrat Rafi
(risingbd.com)

Aksi perundungan yang dilakukan secara keji ini awal mulanya berlangsung pada tanggal 10 April 2019. Saat itu diketahui korban sempat mengalami kekerasan di sekolah. Tidak hanya dikeroyok sampai tewas saja, korban juga dibakar hidup-hidup. Pasalnya sebelum kekerasan itu terjadi para pelaku sudah membeli bensin.

Kemudian bensin yang mereka beli, mereka siramkan ke tubuh korban. Tak lama kemudian pelaku memantikan api dan mengarahkannya ke tubuh korban. Korban pun dibakar hidup-hidup sampai tubuhnya hangus.

2. Keluarga korban langsung menuju ke sekolah

Gambar terkait
(prothomalo.com)

Mendengar berita pengeroyokan tersebut, adik korban yang bernama Mahmudul Hasan langsung menuju ke sekolah untuk menjemput korban. Hasan yang saat itu melihat kondisi korban sempat syok, karena tubuh kakaknya terbakar hampir 80% dan yang tidak terluka hanya bagian wajahnya saja.

Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit akibat peristiwa itu. Sungguh nahas nyawanya tidak bisa tertolong. Keluarga korban sangat terpukul dengan kejadian itu dan ibu korban terlihat sangat sedih.

3. Keluarga korban menuntut keadilan

Hasil gambar untuk Nusrat Rafi

Atas kejadian ini, keluarga korban pun juga menuntut keadilan dari pihak kepolisian. Mereka tidak terima anaknya sudah diperlakukan seperti itu hingga tewas. Masyarakat pun ikut menyuarakan dukungannya demi keadilan Nusrat Rafi.

“Mereka (pelaku) bunuh anak saya, sekarang kami menuntut keadilan,” ujar ibu korban.

Adik korban, Hasan juga menuntut keadilan kepada PM Bangladesh Sheikh Hasina atas apa yang menimpa kakaknya.

“Ini bukan bullying tapi pembunuhan tingkat keji,” ujar adik korban.

Para pelaku pun sudah ditangkap oleh pihak kepolisan. Tidak hanya itu, tiga guru dan kepala sekolah pun juga dimintai keterangan mengenai kasus kejam tersebut.

Kasus pembullyan yang terjadi di Bangladesh hingga menewaskan seorang siswa ini memang sangat disayangkan. Apalagi korban tewas dengan cara dibakar hidup-hidup.

Meskipun sudah dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tidak bisa tertolong. Saat ini para pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian dan mendapatkan hukuman seadil-adilnya. Sungguh tidak habis pikir!

Sementara itu, kasus #JusticeForAudrey semakin pelik.  Berbagai fakta baru mulai bermunculan, selebgram Awkarin pun mengungkap kasus ini dari sisi lain dalam vlognya. Simak di bawah!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *