4 Hujan Aneh yang Terjadi di Dunia, Ada Hujan Daging!

Ilustrasi potongan daging (Pexels.com)

Musim hujan tiba, nih! Biasanya beberapa orang tidak senang ketika musim hujan datang karena takut kehujanan atau bisa saja membatalkan rencana jalan-jalan.

Namun, rasanya kita patut bersyukur jika hujan yang kita rasakan adalah hujan air. Beberapa daerah di luar sana ada lho yang mengalami hujan yang menjatuhkan hewan bahkan suatu benda.

Hujannya seperti apa, ya? Yuk simak 5 hujan aneh yang terjadi di dunia berikut!

Hujan Laba-laba

Bayangkan ketika kalian sedang berada di mobil lalu tiba-tiba segerombolan laba-laba berjatuhan dari langit. Itulah hujan aneh yang terjadi di negara Brasil.

Ilustrasi Laba-laba (Pexels.com)Menurut seorang ahli biologi Marta Fischer dari Universitas Katolik Kepausan Parana, laba-laba tersebut merupakan jenis Anelosimus eximius. Laba-laba seukuran penghapus pensil itu biasanya bergelantung di pohon dan bisa membuat jaring hingga setinggi 20 meter.

Namun, jika angin kencang datang, sarang laba-laba akan terlepas dan melemparkan laba-laba tersebut. Hal itulah yang menjadikan seolah-olah laba-laba itu datang dari langit seperti hujan.

Hujan Daging

Para 3 Maret 1876 hujan turun di Olympia, Kentucky Springs. Ya, hujan yang terjadi bukan hujan biasa melainkan hujan daging.

Kebenaran ‘daging’ tersebut terverifikasi setelah dua pria dengan berani menyicipi daging tersebut. Dagingnya bukanlah daging sapi, tapi mirip daging kambing atau rusa.

Ilustrasi potongan daging (Pexels.com)

Setelah diperiksa secara medis oleh The Royal Microscopical Society of Great Britain, daging tersebut diketahui adalah jaringan paru-paru dari kuda atau bayi manusia. Tampaknya kuda dan bayi manusia memiliki struktur paru-paru yang mirip.

Ilustrasi burung elang (pexels.com)

Teori paling memungkinkan atas fenomena ini adalah adanya sekawanan burung elang yang baru saja memakan kuda mati. Mungkin saja salah satu di antaranya menjatuhkan daging tersebut dan burung yang lainnya mengikuti.

Hujan Cacing

Pada 4 Maret 2001 di Akademi Galashiels di Inggris, kelas sepak bola David Crichton berada di lapangan menjalankan permainan. Suasana tiba-tiba menjadi gadung ketika tiba-tiba belasan cacing tanah berjatuhan seperti dari hujan cacing dari langit.

Ilustrasi cacing (Pexels.com)

Terkejut dengan fenomena itu, beberapa anak tertawa sementara yang lain berlarian mencari perlindungan. Sementara David mengambil cacing tersebut sebagai bukti terjadinya hal aneh itu.

Rekan-rekan sainsnya tidak ada yang bisa menjelaskan fenomena tersebut. Salah seorang guru mengira hal itu akibat cuaca yang aneh, tapi cuaca saat itu sangat cerah.

David juga berpendapat murid-muridnya tidak akan ada yang membuat lelucon tersebut karena mereka jauh dari bangunan apa pun. Menggelikan ya!

Hujan Katak

Hujan aneh terakhir adalah hujan katak. Hujan katak diibaratkan sebagai sebuah kesialan. Jangan khawatir, fenomena ini ada penjelasan ilmiahnya, kok!

Ilustrasi Katak (Pexels.com)

Waterspouts adalah sebuah jenis tornado yang terbentuk di atas badan air. Tentu saja kamu tahu, air adalah wilayah yang disenangi oleh katak.

Ketika waterspouts mengenai badan air, katak-katak terhisap dan masuk ke dalam corong tornado. Ketika angin kencang tersebut berhenti, katak-katak tersebut akan berjatuhan dan tampak seperti hujan katak dari langit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *