Facebook Lakukan Hal Ini untuk Cegah Hoax Jelang Pemilu 2019

Login Facebook (Foto: Pexels)

Sebagai platform media sosial dengan jaringan terluas di dunia, Facebook punya peran yang sangat penting sebagai sarana penyebaran hoax dan hate speech. Nah, menjelang Pemilu 2019, Facebook mulai melakukan beberapa cara untuk menangkal penyebaran hoax, lho. Yuk simak!

Tekan Kemunculan Akun Palsu

Berselancar di Facebook (Foto: Pexels)

Dengan menggunakan teknologi machine learning dan artificial intelligence, Facebook akan mendeteksi segala bentuk penyalahgunan, pembuatan akun palsu, dan mengungkap perilaku yang nggak sesuai dengan standar komunitas mereka.

Mengurangi Distribusi Hoax

Berita Bohong (Foto: Pexels)

Maraknya penyebaran berita hoax menjelang Pemilu memang nggak terbendung lagi, hampir di setiap media sosial kita akan menemukan link-link artikel yang nggak kredibel. Maka dari itu, Facebook kini lebih memprioritaskan unggahan yang bersifat informatif untuk menurunkan penyebaran hoax dan berita palsu. Cara tersebut, dilakukan melalui kerjasama dengan tim Pemeriksa Fakta Pihak Ketiga.

Melawan Campur Tangan Asing

Mengakses Facebook (Foto: Pexels)

Kamu pasti bingung dengan maksud berita tersebut kan? Sebenarnya, berita hoax yang sering tersebar bisa juga dilakukan oleh pihak asing, lho. Karena itulah, Facebook lebih giat memantau campur tangan asing dari berbagai negara selama Pemilu berlangsung. Berbagai lembaga pemerintah ikut diturunkan dalam kerja sama ini untuk memahami ancaman yang datang.

Membuat Iklan yang Transparan

Kumpulan Media Sosial (Foto: Pixabay)

Bukan hanya postingan beranda dan broadcast messages, ujaran kebancian juga bisa datang lewat pesan-pesan tersirat di iklan. Maka dari itu, kita harus lebih waspada terhadap konten iklan yang kita saksikan di media sosial. Facebook membuat iklan lebih transparan, di mana pengguna bisa mengetahui tahu siapa si pembuat iklan.

Menganalisa Perilaku Pemilih

Vote (Foto: Pixabay)

Kecanggihan teknologi yang dimiliki facebook memungkinkan mereka untuk menganalisis perilaku para penggunanya. Cara itu dilakukan dalam rangka mendukung pemilih bijak yang mampu mendukung kegiatan Pemilu berjalan lebih positif.

Tim Facebook juga akan mempelajari isu-isu penting agar kandidat bisa lebih dekat dengan para pemilihnya. Nggak cuma itu, Facebook juga akan terus mengingkatkan pengguna menghindari golput dengan memunculkan ikon megafon di bagian atas beranda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *