Mulai Tunjukkan Sikap Terhadap Pemilu 2019, Sandiaga Uno Ikuti Hati Nurani?

liputan6.com

Prabowo memang sudah mendeklarasikan kemenangannya beberapa kali hingga hadir dalam acara syukuran. Namun beberapa kali juga diketahui bahwa Cawapres Sandiaga Uno tidak tampak dalam acara tersebut. Lalu Sandiaga muncul ke publik dan memberikan pernyataan yang mengejutkan soal Pemilu 2019 ini.

Saat menyambangi para relawannya di GOR Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019), calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengakui Pemilu 2019 berlangsung jujur dan adil. Pada saat yang sama, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar syukuran klaim kemenangan sepihak di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, di mana dalam acara ini bergema tuduhan Pemilu 2019 berlangsung penuh kecurangan.

Banyak masyarakat yang menduga bahwa Sandi, pelan tapi pasti, mulai mendengarkan dan mengikuti hati nuraninya yang mulai bicara. Ibarat seekor domba, ia pun mulai meninggalkan para “serigala” yang selama ini menjadi kawanannya.

Selama masa kampanye Sandi juga banyak melontarkan isu-isu dan gerakan-gerakan yang kontroversial, seperti tempe setipis kartu ATM dan jurus bangau, itu cuma gimmick (gerak-gerik tipu daya aktor untuk mengelabui lawan peran) politik semata sesuai arahan sang sutradara, dan gimmick merupakan salah satu strategi pemasaran (termasuk dalam politik).

Meskipun belasan lembaga survei hampir seluruhnya mengunggulkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-KH Maruf Amin atas Prabowo-Sandi dengan selisih suara sekitar 10%, namun Prabowo mengklaim sepihak sebagai pemenang pilpres dengan angka 62% berdasarkan hitungan lembaga internalnya.

(twitter.com)

Tak puas, Prabowo kembali melakukan deklarasi kedua kemenangan sepihak. Kamis (18/4/2019), Sandi tampak hadir. Namun ia tampil dengan raut muka beku dan kaku, konon karena sedang menahan rasa sakit, entah sakit apa. Seorang psikolog kemudian menafsirkan Sandi “sakit hati” karena mengingkari suara hati nuraninya sendiri dengan menghadiri deklarasi itu.

Disisi lain PAN pun mendukung sikap Sandiaga.

“Saya mendukung sikap Sandi, sekarang sebaiknya fokus pada mengawal tahapan pemilu, apa lagi banyak sekali laporan kecurangan yang terjadi,” ujar Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo kepada wartawan, Kamis (25/4/2019).

Bahan Rebutan

Sikap Sandi yang demikian akan menjadikan dirinya sebagai bahan rebutan partai-partai politik menjelang Pilpres 2024. Ia akan menjadi sosok kandidat capres/cawapres yang kinclong dan sangat diperhitungkan. Bila Anies Baswedan sukses sebagai Gubernur DKI Jakarta, maka Sandi bisa kembali berduet dengan Anies di Pilpres 2019 sebagaimana dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Keduanya bisa bertukar tempat, sebagai capres atau cawapres.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *