Astagfirullah! Viral Pélecehàn Seksual di Kereta Api, Korban Akan Temui PT KAI, Netizen: Tolong Edukasi Semua Pegawai!

(twitter.com)

Kembali terjadi, sebuah kasus pelecehan di kereta api (KA) viral di media sosial. Seorang wanita yang merupakan korban pelecehan seksual di KA Sembrani Jakarta-Surabaya membeberkan kronologinya di media sosial Twitter. Sontak, kisah tersebut mendapat banyak dukungan dari para netizen.

Korban kasus pelecehan seksual ini menceritakan pengalaman pahitnya melalui akun Twitter @xrybqby atau bernama Basya. Adapun peristiwa pelecehan itu terjadi pada Senin, 22 April 2019. Berbagai dukungan dari para netizen pun membanjiri kolom komentar.

Salah satunya yaitu dukungan dari pemilik akun @serendipityod. Dalam komentarnya, ia mencoba memberi dukungan moril untuk menguatkan Basya. Ia juga mengapresiasi langkah Basya melawan tindakan terlarang itu.

Stay stong, Mba. Proud that you choose to fight back. Absolutely disgusted with assaulter, the securities, and their boss,” tulis dia, Kamis, 25 April 2019.

‘Tolong edukasi semua pegawai dan bos KAI’

Hasil gambar untuk pegawai kereta api
(csr.id)

Selain itu, pemilik akun @marjoji1 juga menyatakan dukungannya pada Basya. Ia juga mendorong PT Kereta Api Indonesia untuk mengedukasi seluruh karyawannya terkait persoalan ini.

“Semangat mba.. Tolong sekalian diedukasi semua pegawai KAI, termasuk bos-bosnya. Kalo enggak, bakal terus ada kejadian-kejadian kayak gini.

PT KAI dinilai kurang tanggap

(twitter.com/xrybqby)

Sementara itu akun @iqbal_pahlewii justru mempertanyakan langkah PT KAI yang dinilai kurang memberi tindakan terhadap pelaku pelecehan. Ia lantas membandingkannya dengan kasus orang merokok di kereta yang kerap cepat ditindaklanjuti.

@KAI121 kasus orang merokok di kereta aja langsung di tindak lanjuti. ini sudah jelas kasus sexual harassment cuman gitu aja tanggapannya? please open ur eyes, ur heart,” tuturnya.

Diselesaikan secara kekeluargaan

Hasil gambar untuk shake hand
(dailyexpress.co.uk)

Adapun VP Public Relations KAI Edy Kuswoyo mengatakan kasus pelecehan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara korban dan pelaku.

Pelaku sudah meminta maaf dan keduanya sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan dan tidak akan memprosesnya lebih lanjut,” kata Edy , dilansir dari Tempo.co, Kamis 25 April 2019.

Edy mengatakan penyelesaian kasus ini telah disaksikan oleh kondektur dan Polsuska yang bertugas. Usai kejadian, pelaku akhirnya turun di Stasiun Cepu sekitar pukul 03.34 WIB.

KAI himbau penumpang waspada

Atas kejadian ini, Edy menghimbau dan mengingatkan kepada para penumpang agar tetap waspada selama dalam perjalanan. Baik mengenai barang-barang bawaan serta perilaku penumpang di sekitar.

Kasus pelecehan di kereta ini menjadi viral setelah akun bernama basya atau @xrybqby ini mengunggah kisahnya pada Selasa, 23 April 2019. Kisah @xrybqby telah diretweet sebanyak 23 ribu, dibalas 788 akun dan disukai oleh 8.500 akun.

Pelaku berani cium tangan korban

(twitter.com/xrybqby)

Dalam kronologi yang diunggah di utas tersebut, @xrybqby mengatakan kejadian pelecehan tersebut terjadi saat dirinya berada di kereta menuju Surabaya, Jawa Timur. Saat korban tidur, pelaku tiba-tiba memegang tangan korban.

Setelah itu, pelaku bahkan berani menciumi tangan dan mengendus-endus tangan korban. Kejadian ini membuat korban tidak nyaman dan berusaha mengembalikan posisi pada semula.

“Setelah kejadian ini saya kemudian pergi dan melaporkan kejadian ini kepada kondektur. Pelaku sempat akan kabur tapi karena kereta dalam keadaan berjalan dia tidak bisa lari,” tulis @xrybqby dalam unggahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *