Ngaku Memiliki Form C1, Gus Nadir: Jadi Selama Ini BPN Gak Punya?

(NU Online)

BPN yang telah mengklaim bahwa Prabowo menang hingga unggul 62 persen menuai banyak pro dan kontra. Pasalnya hingga saat ini BPN terus merahasiakan lokasi penghitungan real count. Terkait hal tersebut akhirnya Gus Nadir ikut memberikan tanggapannya.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sepakat merahasiakan lokasi penghitungan real count atau form C1. Anggota Dewan Pengarah BPN , Fadli Zon, mengatakan lokasi rekapitulasi suara pasangan calon nomor urut 02 berpindah-pindah terkait keamanan.

Hal ini menuai tanggapan dari berbagai pihak termasuk Gus Nadir. Peneliti yang memiliki nama asli Nadirsyah ini menanggapi kepemilikan form C1 Badan Pemanangan Nasional Prabowo-Sandi. Gus Nadir yang berada di kubu Jokowi-Ma’ruf ini menanggapi unggahan penulis sekaligus mantan jurnalis, Maman Suherman.

Maman Suherman mengunggah tautan berita di akun Twitter @kangmaman1965 dari media online tentang BPN yang disebut Bawaslu mengajukan permohonan mendapat dokumen C1. Maman meminta klarifikasi dari tim BPN untuk memperoleh kejelasan.

Cuitan Maman Suherman
(twitter.com)

Cuitan ini kemudian mendapatkan tanggapan dari Gus Nadir. Gus Nadir mempertanyakan apakah BPN selama ini memiliki form C1. Form C1 merupakan catatan hasil penghitungan suara di TPS sekaligus sertifikat hasil penghitungan suara yang terbagi untuk presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Image result for gus nadir
(Erhaje88)

Gus Nadir juga mempertanyakan apa yang menjadi dasar real count 62% yang diklaim pihak Prabowo-Sandi. Ia kemudian curiga hal ini menjadi alasan BPN enggan membeberkan dimana lokasi penghitungan suaranya.

“Jadi BPN selama ini gak punya form C1? Lha terus yg dijadikan dasar real count 62% itu apa? Apa ini sebabnya gak bisa jawab #DimanaLokasiRealCountBPN ?

Aku elus jidat.
Kang @maman1965 elus kepala.”

Cuitan Twitter Gus Nadir

Sebelumnya Gus Nadir juga mengomentari pernyataan Habib Rizieq Shihab yang menyebut pasangan Prabowo-Sandi menang dalam Pemilu 2019.

Pernyataan Habib Rizieq ini diunggah dalam sebuah video di Youtube FRONT TV.

Gus Nadir yang berada di kubu Jokowi dan Maruf Amin itu pun lantas meminta kepada khalayak untuk memberikan kesimpulannya terkait dengan pernyataan Habib Rizieq Shihab tersebut.

Sebelumnya, sejumlah lembaga survei yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) kepada kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan sandiaga Uno agar membuka secara terang benderang proses penghitungan suara.

Pada Senin (22/4/2019), Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade mengungkapkan, proses tersebut dipusatkan di DPP Gerindra. “C1 kami dikumpulkan dari seluruh Indonesia di DPP Partai Gerindra. Kami yang kerja banyaklah,” kata Andre Rosiade.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *