Berita Duka! Gagal Merebut Kursi Parlemen, Begini Nasib Menyedihkan Roy Suryo dan Katon Bagaskara

(Tribunnews.com)

Beberapa nama besar tumbang dalam pertarungan berebut kursi DPR dari Dapil DIY. Pakar telematika sekaligus mantan Menpora Roy Suryo dan sejumlah pesohor seperti Katon Bagaskara dan Annisa Trihapsari gagal melaju ke Senayan.

Berdasarkan proses rekaputulasi suara KPU tingkat provinsi hingga Rabu (8/5/2019) DPIP mendapat suara terbanyak. Dari delapan kursi yang disediakan untuk Dapil DIY, PDIP meraih dua kursi, paling banyak di antara partai lainnya.

 

(Kompas.com)

 

Dua politikus partai berlambang kepala banteng yang melaju ke Gedung Kura-Kura adalah Idham Samawi dan My Esti Wijayati. Sementara, penyanyi beken Katon Bagaskara yang diusung partai ini kandas.

Esti Wijayanti mengatakan partainya sebenarnya berharap bisa meraih tiga kursi untuk DPR RI pada Pemilu 2019.

“Rekapitulasi suara untuk DIY kan masih berjalan. Kita hormati dulu proses penghitungannya,” kata Esti seperti dilansir Harianjogja.com–jaringan Suara.com, Kamis (9/5/2019).

Politikus Partai Demokrat, Roy Suryo, juga gagal melaju ke Senayan. Demokrat gagal mendapatkan satu kursi dari Dapil DIY.

Beberapa mantan pejabat baik pusat maupun daerah juga berguguran. Mantan Wakil Bupati Kulonprogo Mulyono (Nasdem), mantan calon bupati Gunungkidul; Benyamin Sudarmadi (Nasdem) yang dulu pernah menjadi politikus Partai Hanura, serta Braya Nuraida atau Ida Joyokusumo (istri mendiang Joyokusumo) kalah bersaing dengan Ketua DPW Nasdem DIY; Subardi.

 

(Suara.com)

 

Sementara itu, empat calon anggota DPD RI Dapil DIY yang lolos meliputi Gusti Kanjeng Ratu Hemas yang mendulang suara terbanyak, diikuti pendatang baru Hilmy Muhammad (Nahdlatul Ulama) atau Gus Hilmy mampu menggeser petahana Hafidh Asrom, Muhammad Afnan Hadikusumo (Muhammadiyah), dan Cholid Mahmud (politikus PKS).

Suara mereka mengalahkan Arif Noor Hartanto (politikus PAN), Chang Wendryanto dan Yohanes Widi Praptomo (politikus PDIP), serta Bachrul Ulum, Bambang Soepijanto, dan Fidelis I Diponegoro.

 

 

Sementara itu, Caleg DPR RI dari Partai NasDem yang juga pesinetron, Lucky Hakim enggan berspekulasi perihal perolehan suaranya di daerah pemilihan Jawa Barat VI mencakup Kota Bekasi dan Kota Depok.

Dapil ini dinilai sejumlah pihak menjadi dapil neraka, karena terdapat menteri, artis, hingga petahana.

 

(Tribunnews.com)

“Menurut info internal mengatakan saya lolos, tapi saya sebaiknya menunggu hasil resmi dari keputusan KPU saja,” ujar Lucky Hakim di Bekasi, Selasa, 7 April 2019.

Berdasarkan data masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) di situs resmi KPU sebanyak 27,5 persen, Partai Nasdem baru meraih suara sebanyak 17.699 sedangkan tertinggi adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 122.801, kemudian Gerindra 118.354, dan ketiga PDI Perjuangan 103.897.

Meski hasil hitungan internal lolos ke Senayan, Lucky mengaku tak mau mendahului takdir, karena khawatir menjadi jumawa. Karena itu, ia menunggu sampai rapat pleno tingkat pusat selesai.

“Kalau terpilih maka saya bersyukur,” ujar Lucky Hakim.

Jika tak kepilih, Lucky mengaku tak masalah. Sebab, menurut dia, jabatan ini adalah titipan yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.

(Suara.com)

“Amanah rakyat tidak boleh dianggap enteng,” ujar Lucky.

Lucky Hakim merupakan Anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Fraksi Partai PAN. Namun, di tengah jalan atau pada 2018 pindah ke Partai NasDem. Sehingga, dia diganti atau terkena pergantuan antar waktu (PAW) oleh kader PAN lainnya, Intan Fitriana Fauzi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *