Film Dokumenter Amazon ‘Bible Conspiracies’ Tuai Kritik, Ini Sebabnya!

Yesus Kristus (Pixabay.com)

Sebuah film dokumenter Amazon berjudul ‘Bible Conspiracies’ menunjukkan bahwa mungkin Yesus disalahartikan sebagai seorang pengkhotbah agama, Apollonius dari Tyana.

Apollonius hidup di masa yang sama dengan Yesus dan ia dianggap bisa menghidupkan orang mati. Dokumenter yang menuai kritik tersebut menggambarkan bahwa Apollonius mungkin adalah wajah sebenarnya di balik Perjanjian Baru.

Apollonius (Twitter.com/@americafirstmg)

Dilansir dari Daily Mail, Apollonius dianggap memiliki kesamaan yang mencolok dengan Yesus. Kesamaan tersebut antara lain mereka hidup di era yang sama, memiliki mukjizat, dan menyebarkan agama ke banyak penduduk.

Gereja (Pixabay.com)

Film dokumenter ini tidak membantah keberadaan Yesus. Namun, film tersebut menggambarkan bahwa ‘son of God‘ yang berada di Perjanjian Baru, memiliki  mukjizat, dan mati di kayu salib bisa saja berdasarkan Apollonius.

Yesus Kristus (Pixabay.com)

Film dokumenter ini menjelaskan bagaimana Apollonius memperbanyak pengikutnya dengan cara yang sama seperti yang Alkitab katakan tentang Yesus. Dokumenter tersebut juga membuat banyak klaim yang menunjukkan bahwa ada bukti kalau Apollonius itu ada.

Alkitab (Pixabay.com)

Dikutip dari Unilad.co.uk, klaimnya antara lain,

“Pada akhirnya Apollonius menjadi seorang yang bijaksana dan mahsyur. Aurelian, Kaisar Romawi, bersumpah untuk mendirikan kuil dan patung untuk menghormatinya. Adakah yang lebih suci di antara manusia?

Ia dikatakan mampu memulihkan hidup orang mati dan berbicara hal-hal yang di luar jangkauan manusia. Selain itu, tak seperti Yesus, Apollonius memiliki bukti bahwa ia benar-benar ada.”

Alkitab (Pixabay.com)

Meskipun begitu, banyak yang mengkritik bahwa film ini tidak mengemukakan bukti nyata untuk mendukung klaimnya. Film dokumenter ini jelas bertentangan dengan pendapat beberapa orang mengenai penggambaran Apollonius.

Yesus adalah tokoh sentral agama Kristen dan diyakini sebagai Putra Allah. Sedangkan beberapa memandang bahwa Apollononius tidak lebih dari seorang filsuf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *