Jokowi-Amin Menang Telak Sementara, Tenaga Honorer K2 Buka Suara

Hasil Situng KPU yang sebentar lagi selesai pada rabu depan yang dimana  jumlah suara yang diperoleh oleh Jokowi-Amin lebih unggul daripada jumlah suara yang diperoleh oleh Prabowo-Sandi membuat Bhimma,  pentolan persatuan honorer K2 angkat suara. Bhimma berpendapat apabila KPU lebih jujur mungkin  Prabowo-Sandi bisa menang. Bhimma juga berpendapat bahwa honorer K2 tidak terima apabila Jokowi-Amin menang dalam pemilihan umum presiden pada 2019 –  2024.

Ketua Umum ProPAS (Pro Prabowo-Sandi) K2 Indonesia Bhimma masih meyakini Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Uno memenangi Pilpres 2019. Dia tidak kehilangan konfidensi meski real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin unggul jauh dari Prabowo – Sandiaga.

“Kami masih yakin Prabowo-Sandi yang menang kalau KPU jujur. Kalau enggak jujur, ya, yang menang kubu sebelah dan itu tidak akan kami terima,” kata Bhimma, Kamis (16/5).

(Fajar)

Bhimma pun mengajak seluruh rekannya untuk bermunajat agar Prabowo-Sandi menjadi pemenang Pilpres 2019.

“Saya minta seluruh honorer K2 Indonesia bantu doa untuk bermunajat kepada Allah SWT dan Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan keyakinannya masing-masing,” kata Bhimma.

(baca.co.id)

Dia menambahkan, titik awal dan akhir masa depan honorer K2 Indonesia menjadi PNS ada pada ketetapan KPU pada 22 Mei 2019.

Tak terima kubu sebelah menang

Ketua Umum ProPAS (Pro Prabowo-Sandi) K2 Indonesia Bhimma mengajak seluruh rekannya para honorer K2 untuk bermunajat, meminta agar paslon nomor urut 02 itu diberi kemenangan.

“Saya minta seluruh honorer K2 Indonesia bantu doa untuk bermunajat kepada Allah SWT dan Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan keyakinannya masing-masing,” kata Bhimma dalam pesan elektroniknya yang diterima JPNN.com, Kamis (16/5).

Dia juga mengajak seluruh umat muslim, di bulan suci ini, bersama-sama berjuang dengan berdoa, agar Prabowo – Sandi ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019.

“Dengan izin Allah SWT semoga keputusan KPU 22 Mei mendatang, Prabowo-Sandi ditetapkan sebagai presiden-wapres RI periode 2019-2024,” ujarnya.

“Titik awal dan akhir masa depan honorer K2 Indonesia jadi PNS ada pada ketetapan 22 Mei 2019. Tetap semangat semuanya, tetap jaga komunikasi dan silaturahmi untuk menuju kemenangan bersama,” sambungnya lagi.

(Tribun)

Walaupun angka-angka penghitungan KPU menunjukkan Jokowi-Ma’ruf menang, tapi Bhimma masih optimistis Prabowo-Sandi lah yang terdepan.

“Kami masih yakin Prabowo – Sandi yang menang kalau KPU jujur. Kalau enggak jujur ya yang menang kubu sebelah dan itu tidak akan kami terima,” tegasnya.

(serambimata.com)

Merasa nasib honorer K2 tak diperhatikan di era Jokowi

Ketua Umum PROPAS (Pro Prabowo-Sandi) K2 Indonesia, Bhimma menegaskan, dukungan terhadap 02 makin banyak. Apalagi janji akan ada pertemuan dengan Jokowi hanya hoaks. Faktanya, sampai sekarang tidak terjadi.

“TKN minta massa honorernya 45 ribu orang. Mau ambil dari mana kalau banyak yang enggak setuju. Yang di GBK saja hanya 15 ribu orang kok yang mau. Apa mau datangkan massa bayaran?,” sergahnya.

(Global Nusantara)

Bhimma kembali menyerukan seluruh honorer K2 Indonesia menyatukan tekad memenangkan Prabowo-Sandi. Walaupun baru janji politik, dia optimistis capres-cawapres 02 akan memenuhi janjinya.

“Kinerja Jokowi kan sudah dilihat, sekarang gantian dong. Biarkan masyarakat mendapatkan pemimpin terbaik dan ingin ada perubahan,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *