Cie! Pelatihnya Kasih Perhatian Khusus ke Gloria Jelang Piala Sudirman, Ada Apa Nih?

olahraga.kompas.com

Walau tidak meraih medali di Kejuaraan Dunia 2018, PBSI sudah menganggap pasangan ganda campuran Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja sebagai salah satu ujung tombak bulu tangkis Indonesia. Standar performa mereka pun sudah meningkat setelah menjuarai Thailand Terbuka 2018 pada tahun lalu. Kali ini, Richard Mainaky memberikan perhatian khusus bagi Gloria, wah gimana maksudnya?

Pelatih ganda campuran PBSI Richard Mainaky menunturkan bahwa secara penampilan, Hafiz/Gloria memang punya potensi yang menjanjikan di masa depan. “Meskipun tidak dapat medali di Kejuaraan Dunia 2018 kemarin, penampilan mereka berdua memang meningkat dengan pesat.

Hasil gambar untuk Richard Mainaky
badmintonindonesia.org

Gelar juara yang diperoleh keduanya di Thailand Terbuka pada 2018 lalu diakui Richard membuat dirinya kini mematok target baru untuk Hafiz/Gloria di turnamen berikutnya. “Minimal sekarang mereka harus bisa tembus babak semifinal di setiap kejuaraan. Saya tidak mau buru-buru menuntut mereka harus naik podium tertinggi meskipun di Thailand kemarin mereka juara. Pelan-pelan dulu,” ujar Richard.

Absen di Asian Games 2018, Richard menuturkan bahwa Hafiz/Gloria tetap menjalani latihan seperti biasa untuk menghadapi dua turnamen besar di bulan September, yakni Jepang Terbuka 2018 dan Tiongkok Terbuka 2018. Lebih dari itu, Richard menuturkan bahwa ia sudah menyiapkan Hafiz/Gloria untuk hal yang lebih besar lagi.

Gloria Emmanuelle Widjaja/Hafiz Faizal
kompas.com

“Mereka termasuk yang saya prospek untuk main di Olimpiade 2020. Jadi memang saat ini ada dua tim yang saya bagi, yaitu untuk jangka panjang dan jangka pendek. Tim jangka pendek adalah yang nanti akan ikut Asian Games 2018 (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto, Red). Kami sedang training camp di Kudus,” ujar Richard. (ISA).

 Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, PBSI, bulu tangkis, Richard Mainaky

Sektor ganda campuran Indonesia terus memantapkan persiapan jelang mengikuti turnamen beregu campuran Piala Sudirman 2019. Mereka siap tampil all out dalam ajang yang berlangsung di Nanning, China, pada 19-26 Mei 2019 tersebut. Khusus bagi Gloria Emanuelle Widjaja, pelatih Richard Mainaky memberikannya latihan khusus untuk memperkuat bagian tangan. Hal itu dilakukan atas dasar evaluasi di beberapa turnamen sebelumnya.

Hasil gambar untuk gloria emanuelle badminton
tribunnews.com

“Persiapan khusus memang ada, kalau saya pribadi, masih terus program penguatan tangan, baik itu untuk menyerang atau defense dan koreksi kekurangan di pertandingan-pertandingan sebelumnya,” ujar Gloria Emanuelle Widjaja dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (16/5/2019).

“Di turnamen-turnamen sebelumnya kan ada evaluasinya, nah dari evaluasi itu yang saya tingkatkan lagi, pelajari lagi selama latihan,” sambungnya. Gloria menjelaskan jika persiapan tim ganda campuran menuju Piala Sudirman 2019 sejatinya kurang ideal. Mereka hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk melahap program yang disiapkan pelatih.

Hasil gambar untuk gloria emanuelle badminton
idntimes.com

Namun, durasi persiapan yang minim tak ingin dijadikan Gloria sebagai alasan. Menurutnya, sebagai wakil yang sudah dipercaya oleh PBSI, tiga pasang ganda campuran yang dibawa harus main mati-matian di laga nanti. “Persiapan kami cuma sekitar tujuh hari saja. Mau nggak mau, kami di tim ganda campuran mencoba untuk total dalam sisa hari persiapan itu, yang paling penting kami harus all out di lapangan,” pungkasnya.

Tim Indonesia sendiri tergabung bersama dua negara Eropa, Denmark dan Inggris di babak penyisihan Grup B. Skuat Merah Putih akan melakoni laga pembuka menghadapi Inggris pada Minggu (19/5/2019). Tips yang diberikan Richard untuk meraih kemengan di bulu tangkis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *