Menjelang Mudik Lebaran 2019, Ali Mochtar Ngabalin Yakin Tahun Ini Lebih Baik

Musim mudik akan segera tiba. Mudik menjadi momen tersendiri yang tak luput dari pemberitaan. Ali Mochtar Ngabalin yakin mudik tahun ini akan lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya. Segala persiapan sudah dilakukan termasuk rekayasa lalu lintas.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin memastikan pelaksanaan mudik tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Berbagai persiapan dan juga koordinasi lintas instansi dinilai menjadi salah satu penyebabnya.

Hal tersebut disampaikan Ngabalin kepada Suara.com saat berada di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Kamis (16/5/2019).

Foto aerial suasana kepadatan kendaraan yang menuju Gerbang Tol Cikarang Utama di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 9 Juni 2018. Pada H-6 Lebaran arus mudik di ruas Tol Jakarta-Cikampek mulai mengalami kepadatan dan diprediksi puncak arus mudik terjadi pada Sabtu 9 Juni 2018 malam. ANTARA
tempo.co

Pada kesempatan tersebut, Ngabalin juga menyampaikan, persiapan untuk mudik terus dilakukan. Seperti yang dilakukannya hari ini yakni mengikuti rapat koordinasi dengan berbagai pihak.

suara.com

“Hari ini pukul 14.30 WIB saya juga ada rakor dengan Kementerian Perhubungan, Kesehatan dan juga dengan Depdagri. Ini salah satunya untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” kata Ngabalin.

Beberapa kemungkinan yang perlu diantisipasi menurut Ngabalin, seperti menumpuknya arus mudik, membludaknya penumpang dan juga kemungkinan yang lain.

tempo.co

Salah satu yang juga perlu dimatangkan adalah adanya perubahan dari dua jalur menjadi satu jalur. Dengan berbagai persiapan tersebut maka hampir dipastikan mudik tahun ini akan jauh lebih baik.

“Mudik tahun ini akan lebih bagus dibandingkan dengan tahun lalu. Apalagi di Jawa, tadi saya keluar dari Madiun ke Solo saja kaget setelah sampai Solo. Dan ini yang dirasakan oleh masyarakat, dan yang diharapkan oleh Presiden Jokowi, ” ujarnya.

kompas.com

Ngabalin menambahkan, selama ini Presiden Jokowi selalu mengatakan, bahwa perlu adanya peningkatan. Melakukan perubahan untuk kenyamanan, kualitas hidup.

Dan hal ini seharusnya juga bisa dilakukan dari tahun ke tahun. Mengingat, Bangsa Indonesia mempunyai potensi untuk melakukan perbaikan.

“Kita punya manajemen kuat, punya dana negara banyak. Semua pada merasakan tahun lalu, dimana kurangnya. Selama ini, dalam tiga atau empat kali rapat terbatas (ratas), presiden pimpin langsung, jadi bersyukurlah, hebat orang Solo,” pungkasnya.

tribunnews.com

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan ada 14,9 juta pemudik dari kawasan Jabodetabek yang akan memanfaatkan jalur darat pada musim Lebaran 2019. “Sekitar 40 persennya akan memanfaatkan jalur tol,” ujar Budi saat ditemui Tempo di kantornya, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat pekan lalu, 10 Mei 2019.

Berdasarkan data yang dihimpun Tempo, ada beberapa persiapan Kementerian untuk menjamin arus mudik dan balik tahun ini berlangsung lancar. Yakni, pertama pemberlakuan jalur satu arah atau one way di jalur Cikarang Utama KM 29 hingga Brebes Barat KM 262.

Menurut Budi sistem searah ini akan diterapkan selama 24 jam penuh saat puncak mudik dan arus balik. “Untuk masa mudik, one way akan diterapkan tanggal 30 Mei hingga 2 Juni 2019,” ujar Budi Setiyadi. Sedangkan untuk arus balik, pemerintah akan menerapkan sistem yang sama di Jalan Tol KM 1 hingga KM 29 Palimanan. One way pada masa arus balik ini akan diberlakukan pada 8 hingga 9 Juni.

Kedua, pemindahan gerbang tol Cikarang Utama. Selama beberapa tahun belankangan, gerbang Jalan Tol Cikarang Utama menjadi salah satu penyumbang macet saat mudik. Tahun ini, PT Jasa Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol atau BPJT berencana memindahkan gerbang tol tersebut ke KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama dan KM 67 Gerbang Tol Kalihurip Utama. Dengan begitu, pemerintah tengah menyusun penyesuaian tarif anyar.

lintaspapua.com

Dan ketiga, memecah konsentrasi macet di rest area Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri akan mendorong pengendaraa kendaraan pribadi tak hanya beristirahat di rest area jalan tol selama mudik Lebaran 2019. Sebab, penumpukan pemudik di rest area acap menjadi biang kemacetan.

Kementerian Perhubungan dan Korp Lalu Lintas Polri akan bekerja sama dengan pemerinrah daerah di sekitar jalan tol yang merentang antara Jabodetabek hingga Jawa Timur untuk menyediakan kantong-kantong peristirahatan. Misalnya di kota-kota sekitar exit tol. Selain mengurai kemacetan, upaya ini disebut bakal mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selama masa angkutan Lebaran 2019 pun, rencananya diberlakukan diskon tarif. Keputusan diskon akan dirilis pada sepuluh hari sebelum Lebaran. “Pak Menteri PUPR arahannya agar ATI (Asosiasi Tol Indonesia) mengajukan usulan. Kita masih mau komunikasikan kepada BUJT, jadi belum ada keputusan final,” ujar Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dessi di Walini, Bandung Barat, Selasa, 14 Mei 2019, seperti dikutip dari Bisnis.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *